Salah
satu produk uggulan yang dilakukan Kelompok KKN 101 Universitas Trunojoyo
Madura yaitu memanfaatkan bambu yang merupakan simbol dari desa ini, menjadi nilai jual yang tinggi. Pemanfaatan
kerajinan bambu harus bisa lebih ditingkatkan serta teknik pengelolaan bambu
lebih di kembangkan lagi agar kerajinan bambu lebih beragam dan menarik.
Metode
yang dilakukan dalam program kerja ini yaitu sosialisasi dan pelatihan
pemberdayaan dari pemanfaatan bambu untuk diolah menjadi kerajinan bambu
kreatif, Kerajinan yang di buat oleh kelompok KKN 101 hanya menggunakan teknik
yang tidak terlalu sulit dan tidak membutuhkan alat berat dalam meproduksinya.
Salah satunya pembuatan kapal layar, kerre atau tirai bambu dan tempat sampah.
Tata cara pembuatan :
·
Pemotongan bambu
Langkah pertama adalah
pemotongan bambu, bambu dipotong harus sesuai dengan keinginan dan apa yang
akan kita buat;
·
Penipisan/penghalusan
bambu
Langkah kedua dalam penghalusan harus sesuai
dengan yang dibutuhkan, penghalusan bisa menggunakan cuter agar lebih mudah
dalam prosesnya;
·
Perakitan/pengeleman
bahan
Apabila semua bahan sudah
disiapkan atau sudah sesuai dengan keinginan, maka proses selanjutnya adalah
pengeleman, proses ini sesuai dengan apa yang yang kita buat atau kita
inginkan;
·
Amplas
Langkah selanjutnya apabila
sudah di lem atau sudah berbentuk, maka bisa di amlpas agar bambu yang
sebelumnya menjadi halus;
·
Pleatur/pernis
Apabila sudah
selesai semuanya, langkah selanjutnya adalah proses pleatur atau pernis sesuai
dengan keinginan kita.
1. Kerajinnan kapal layer
![]() |
| Proses penghalusan bambu |
![]() |
| Alat dan bahan |
![]() |
| Proses perakitan prahu |
![]() |
| Produk Unggulan KKN 101 UTM 2019 |
2. Kerajinan tempat sampah dari bambu
![]() |
Bahan dasar produk unggulan bamboo kreatif
|
![]() |
| Proses pengecatan tempat sampah |
![]() |
| Produk Unggulan KKN 101 UTM 2019 |
Sasaran
dari program ini ditujukan kepada pemuda-pemuda masaran yang tujuannya untuk meningkat kekreatifan dalam memanfaatkan bambu. Dengan adanya kegiatan unggulan
ini diharapkan bisa meningkatkan perekonomian warga Desa Masaran.









Tidak ada komentar:
Posting Komentar