(Bangkalan, 05 Agustus 2018)
Mayoritas pekerjaan masyarakat
Desa Masaran, Kecamatan Tragah Kabupaten Bangkalan adalah sebagai petani. Begitu
banyak lahan untuk bertani yang ada di Desa Masaran. Dengan adanya kelompok KKN
78 Universitas Trunojoyo Madura, mereka memberikan penyuluhan Tanaman Cabai dan
Pembuatan Pestisida dari Bahan Alami. Pada acara tersebut, tidak hanya
memberikan penyuluhan tentang penanaman cabai dengan kondisi tanah di Desa
Masaran, namun mereka juga memberikan penyuluhan tentang pembuatan pestisida
dari bahan alami seperti bawang putih, puntung rokok, daun pepaya dicampur daun
sirsak, daun bandotan, serai, kunyit, dan laos.
Respon masyarakat pada acara
penyuluhan pertanian tersebut yang dihadiri oleh 25 peserta yang diadakan di
rumah Sekretaris Desa sangat antusias
dan merasa bahwa penyuluhan tersebut sangat bermanfaat. Seperti yang dituturkan
Pak Mohamad Hurdi selaku Sekretaris Desa Masaran yang hadir di acara tersebut,
“ Acara nya sangat cocok buat saya. Dari warga sini juga banyak yang hadir di
acara penyuluhan pertanian ini. Tentang bagaimana caranya menanam cabai, padi,
jagung dan juga pengobatan tanamannya. Itu sangat bagus dan jelas
penyampainnya”.
Dengan adanya penyuluhan
pertanian ini, dapat meningkatkan jenis tanaman yang dapat ditanami di Desa
Masaran seperti cabai. Menurut Pak Busri, salah satu petani yang hadir di acara
tersebut mengatakan bahwa tanaman yang di tanam di sawah desa ini hanya kacang,
padi, jagung, pepaya dan juga ketela. Dimana tanaman-tanaman tersebut mayoritas
tumbuh dan dapat di panen setelah 90 hari. Hal ini berarti bahwa kegiatan
penyluhan yang di adakan oleh kelompok KKN 78 berhasil. (Dyk).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar